Bunga Deposito BJB dan Cara Menghitung Terbaru 2024

bunga deposito BJB

Bunga Deposito BJB merupakan salah satu aspek yang membuat nasabah tertarik untuk berinvestasi di Tabungan Berjangka milik BJB.

Sebab dengan adanya bunga deposito ini, maka akan membuat uang Anda menjadi bertambah setelah disimpan di BJB selama kurun waktu tertentu.

Nantinya akan dibuatkan kontrak perjanjian antara nasabah dan pihak Bank untuk menyepakati perjanjian seberapa besar uang yang di tabung, jangka waktu tabungan, dan bunga yang dihasilkan.

Daftar isi

Bunga Deposito BJB

bunga deposito BJB

Di kutip dari situs BJB, dapat disimpulkan kalau bunga deposito BJB adalah bunga yang dihasilkan dari simpanan berjangka dalam mata uang Rupiah yang dibuat oleh nasabah, untuk kemudian diolah dan di investasikan di tempat yang aman dan terpercaya oleh pihak bank.

Baca juga: Kode OTP BJB Digi Tidak Masuk & Cara Mengatasi Terbaru

Sehingga dari invesatasi itu, pihak bank kemudian mendapatkan keuntungan.

Nah sebagai pemberi modal, maka nasabah yang melakukan kunci uang di BJB dengan sistem deposito, akan mendapat imbalan bagi hasil dengan model bunga tahunan.

Bunga Deposito BJB yang di janjikan oleh pihak bank berjumlah 2,5 % sampai dengan 2,9 % per tahun, dan disesuaikan dengan jumlah tabungan terkunci serta tenor yang diambil oleh nasabah.

Semakin banyak uang yang ditabung dan tenor yang diambil, maka bunganya akan bernilai semakin besar dibanding dengan simpanan yang sedikit.

Kemudian ngomongin soal tenor Deposito, BJB telah memberikan beberapa pilihan yang bisa diambil oleh nasabah. Mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 1 tahun, dan 2 tahun.

Atau untuk detailnya, bisa dilihat melalui tabel dibawah ini:

Jumlah Deposito1 Bulan3 Bulan6 Bulan1 Tahun2 tahun
< 100 Juta2.5%2.6%2.7%2.75%2.9%
≥ 100 Juta sampai dengan < 500 Juta2.5%2.6%2.7%2.75%2.9%
≥ 500 Juta sampai dengan < 2 M2.5%2.6%2.7%2.9%2.9%
≥ 2 M2.5%2.6%2.7%2.9%2.9%

Bisa dilihat pada tabel di atas, bahwa bunga yang diberikan BJB tiap jangka waktu memiliki besar bunga tahunan yang berbeda beda. Intinya semakin lama ya semakin besar uang yang akan di dapat.

Atau bandingkan dengan besaran Deposito Bank Jago.

Bunga Deposito BJB Per Bulan

bunga deposito BJB

Perhitungan jumlah bunga deposito, umumnya dilakukan dengan cara per tahun. Seperti kalau kita lihat pada tabel di atas, maka arti dari 2,5 % atau 2,7% itu adalah bunga tahunan.

Baca juga: 2 Cara Membuat Rekening Koran BJB dan Contoh Terbaru

Bukan bunga nabung 1 bulan dapat 2,5% atau nabung 6 bulan dapat 2,7%.

Lalu bagaimana mekanisme hitungan bunga deposito per bulan?

Bunga Deposito BJB perbulan memiliki besaran sekitar 0,20% sampai dengan 0,24 yang diperoleh dari hasil 2,5% di bagi 12 (0,2%) dan 2,9% dibagi 12 (0.24%).

Namun untuk menghitung uang yang akan didapat harus menggunakan sebuah rumus, tidak bisa memakai cara hitungan bunga bulanan seperti itu.

Cara Menghitung Bunga Deposito BJB

Untuk menghitung bunga deposito sebuah bank, tidak bisa dilakukan hanya dengan menggunakan acuan bunga, sebab ada aspek aspek lain yang harus ikut dihitung.

Baca juga: 13 Cara Transfer BJB Ke DANA Beserta Kode & Biaya Terbaru

Misalkan saja, pajak deposito yang dibebankan pemerintah juga harus ikut di hitung dengan besaran tetap sebesar 20%.

Jadi bisa dikatakan, Anda hanya akan mendapat keuntungan sebesar 80% dari total bunga yang diperoleh. Untuk lebih jelasnya, lihat rumus perhitungan di bawah ini:

Cara menghitung bunga deposito BJB adalah dengan rumus (Suku Bunga Deposito x Jumlah Deposito x jumlah hari x 80%) / 365 hari. 80% itu hasil akhir setelah dikurangi pajak 20%.

Sebagai contoh perhitunganya, maka bisa kita gambarkan cara perhitunganya.

Misalkan saja ada nasabah yang mengajukan Deposito sebesar Rp120.000.000 untuk jangka waktu 1 tahun. Nah sesuai data ini, maka sang nasabah termasuk kategori yang mendapat 2,75% pertahun.

Jadi model perhitunganya menjadi seperti ini.

(Suku Bunga Deposito x Jumlah Deposito x jumlah hari x 80%) / 365 hari
=(2,75%xRp120.000.000x365x80%)/365
=(Rp3.300.000x365x80%)/365
=Rp963.600.000/365
=Rp2.640.000

Berdasarkan cara perhitungan yang benar itu, berarti seorang nasabah BJB yang melakukan Deposito sebesar Rp120.000.000 dalam waktu 1 tahun, maka setelah di kembalikan uangnya menjadi Rp122.640.000 atau jumlahnya bertambah Rp2.640.000 selama setahun.

Baca juga: 9 Cara Beli Token Listrik Di BJB Digi & Manfaat Terbaru

Lalu bagaimana jika tidak genap setahun? Apakah perhitungan akan sama?

Jika nasabah ternyata tidak mengajukan yang setahun, misalkan saja Cuma 6 bulan, maka rumus yang digunakan juga sama. Yang membedakan angka pada hari dan besar suku bunganya saja.

Untuk lebih jelasnya, lihat perhitungan dibawah.

(Suku Bunga Deposito x Jumlah Deposito x jumlah hari x 80%) / 365 hari
=(2,7%xRp120.000.000x180x80%)/365
=(Rp3.240.000x180x80%)/365
=Rp466.560.000/365
=Rp1.278.246,58

Jadi, jika ada seorang nasabah melakukan Deposito untuk jangka waktu 6 bulan sebesar Rp120.000.000, maka besar bunga kembalian yang di dapat adalah Rp1.278.246,58.

Atau artinya uang yang tadinya dikunci, setelah terbuka nominalnya berubah menjadi 121.278.246,58.

Bagaimana, menarik bukan? Daripada uang kamu menganggur, lebih baik diinvestasikan di platform yang aman sekelas deposito Bank.